Jumat, 21 Desember 2012

Retorika cintaku di Jogjakarta

Mengenalmu itu bukan mauku .. apalagi bersama dengan mu... mungkin Tuhan mengaturnya seperti itu ataukah Tuhan sedang menjadi guru dalam kisah cintaku.
waktu itu ... 
waktu malam kita bertemu , tanpa sepatah kata ... " berkenalan " . ini awal hubungan kita . 
saat itu engkau langsunh katakan untuk bersama .
" terbesit sejuta tikungan jalan dipikiranku " , " apa yang menyebabkan kau berkata seperti itu ?" 
dengan mudah nya kau berkata , " aku ingin bersamamu karena aku yakin kamu lah yang tepat untukku ".
seakan kupu - kupa yang biasa nya tak kulihat , tiba-tiba muncul di keheningan malam , mimpikah atau ilusikah ... 
dan akupun berkata dengan spasi kata 1,5 ... " ya mungkin bisa ku coba dengan mu?? dengan setengan angan-angan"
lalu .. 2 hari berikutnya kita lewati bersama ....



to be continue.....

Tidak ada komentar: