Jumat, 07 Oktober 2016

Guru itu teman, sahabat dan kakamu

Hai selamat pagi, siang, sore dan malam.

Kali ini aku ingin bercerita tentang kehidupanku yang menyenangkan. 
Pengalaman yang paling membahagiakan adalah ketika kamu menjadi seseorang yang dirindukan dan disayang, menjadi seseorang yang tidak menakutkan. Jadilah guru yang menyenangkan dan bersahabat, menjadi guru bukan semata mata karena materi, tapi lebih kepada panggilan jiwa. Ilmu yang bermanfaat adalah pahala yang akan kamu bawa dan tak terputus hingga akhirat kelak.
Jangan perlakukan mereka seperti seseorang yang harus menuruti apa yang kamu inginkan. 
Aku sangat menyayangi mereka, bagiku.. mereka adalah sahabatku... penyemangat hidupku. Walaupun aku tak lama berada di SMP, tapi serasa sudah lama berada disitu. 



Pertama kali melangkah menemui murid muridmu, kamu akan berfikir bagaimana cara untuk terus memotivasi dan menginspirasi mereka. Lambat laut kamu akan menyadari orang yang kamu beri motivasi dan inspirasi justru memberimu motivasi dan inspirasi. 

Jumat, 19 Agustus 2016

Jangan berlari untuk dikejar

Jangan berlari untuk dikejar...
(1)
Sebut saja dia Emely, dia masih duduk dibangku SMA kelas 2. Gadis periang yang tak pernah menunjukan kesedihannya dihadapan teman-teman nya.  Teman teman sering memanggilanya dengan sebutan glow... Karena ketika didekatnya teman yang lagi baper bisa aja ketawa termehek mehek....!?
What? Dia bukan pelawak atau apalah... Tapi emang kebiasaanya dia yang bisa bikin orang buat ngelupain kesedihannya.
Suatu ketika gadis riang ini bertemu dengan teman yang bisa dibilang cuma dia doang yang bisa liat.... Ih serem ga sih ?
Tapi bedanya dia bukan hantu... Dia cuma lagi lepas dari jazad nya... Kalo dibilang itu lagi koma. Nah namanya itu Feby... Umur dia ga jauh beda sama Glow... Awal ketemu sama feby pas lagi dideket rs, pas ban motor si GLow bocor. Kebayang ga sih pas lagi apes malah ketemu begituan?
Pas GLow lagi megang ban motornya....
Ssst.... Ada yang nepuk dari belakang. Ternyata itu Feby.
Feby : " kenapa kak motornya? "
Glow : ..........

........ Bersambung..............

Selasa, 30 Desember 2014

Dipenghujung Akhir Tahun :)



Hai selamat hari Selasa di tahun terakhir 2014 ini, rasanya cepat sekali ya sudah dipenghujung tahun ini… rasa senang,suka,sedih berbaur menjadi satu dengan persaaan haru biru. Tapi setiap hari nya pasti akan berlalu dengan cepatnya seperti air yang mengalir di hulu sungai. Pacarku pun berganti ganti , sempat ada selentingan kata “ kayak celana dalem aja gonta-ganti “ upss. Akupun tak berharap akan gonta ganti seperti itu dengan waktu yang singkat, ya paling dalam kurun waktu 2 minggu, dibilang pacar juga iya dibilang mantan juga iya. Tapi sebenarnya bukan maksudku seperti itu… namun apalah daya kata hati bukan dia yang aku cari dan bukan dia yang bisa kuandalkan dalam setiap mimpi burukku. Hehe…

Bukan karena aku tidak bisa move on dari mantan yang terdahulu, manta yang sangat aku sayangi dengan janji-janji nya itu yang pada akhirnya itu hanya sebuah retorika hati. Terbohongi dan termakan oleh kata manis itu…. Mengerikan memang jika diingat, tapi itulah hidup berjalan kedepan dan masa lalu itu sudah lewat, sekarang hanyalah sisa untuk menjalani masa depan. Aku adalah orang yang tidak mudah untuk berhenti berharap soal masalah hati, mungkin akan tersakiti lagi jika aku benar benar mencintai, namun tidak ada salah nya untuk terus mencoba. Aku mencoba denga prinsip yang baru, ‘lebih baik dicintai dari pada mencintai’ , itu bohong…aku tidak bahagia dengan hal itu jika hal itu ditelan dengan mentah sebuah perkataan singkat yang sekiranya hanya berada pada pasrah. Lalu aku buktikan hal itu, tapi aku tak merasa kenyamanan hati..yang ada aku hanyalah menyenangkan diri dengan seseorang baru, mengamati setiap individu yang baru setelah dekat dengan ku. Ternyata aku salah bukan hubungan seperti ini yang aku cari. Dengan semua kejadian ini aku tidak akan berhenti berharap.

Tahun 2015 nanti mungkin banyak kejadian haru biru yang menyenangkan, dimana tahun ini adalah tahun terakhirku yang sudah kurencakan lulus di tahun ini, bagaimanapun caranya. Banyak mimpi yang akan terwujud dan banyak harap yang sedang aku inginkan. Tahun ini mungkin banyak air mata, namun di tahun 2015 adalah tahunku ..dimana tahun bahagia segera datang menjemput perasaan yang galau ini karea sebuat ketidakpastian hari. Menutup air mata pengorbanan umtuk suatu hal. Hal yang paling aku tunggu adalah gelar S1 ku nanti, dimana aku diwisuda bersama teman-temanku, mungkin itu semua adalah puncak rasa senangku… 
 

Aku juga merasa senang mempunyai teman-teman dan sahabat yang menyenangkan selama aku diperkuliahan, tidak ada luka hati yang aku alami seperti masa SMP ku, disini ku tersembuhkan dengan senyuman mereka,senyuman tulus yang membuatku nyaman setiap aku berada disisi mereka. Untukku mereka adalah bagian dari hidupku dan sumber inspirasiku ketika keluarga jauh dari tempat tidurku.Kurasa aku sangat mensyukuri di akhir tahun ini… semua yang mmembuat bahagia berada disekitarku…meski cinta belum sempat aku miliki namun aku akan terus berharap dan mencoba J

Rabu, 29 Oktober 2014

Membunuh Sepi : Rasa Skripsi




Ini bukan tentang isi skripsiku nanti, namun ini adalah harapan sewaktu aku ingin dia datang diseminar proposal skripsi. Dua minggu lalu mungkin aku masih bisa bermimpi dirimu ada diruang itu dan duduk menyaksikanku untuk sebuah ujian pertamaku. Mimpiku itu membuat diriku semakin bersemangat dan ingin rasanya aku berkata “datanglah ke seminar ku’’, tapi ya sudahlah itu sudah lewat.dirinya tak akan menyapa lagi dalam hariku-hariku. Matanyapun tak akan berseri nlagi melihatku. Aku akan berjuang meneruskan langkah sendiri tanpanya, iya tanpanya. Mengubur harapan untuk hariku-hariku bersamanya. Kenyataan sekarang adalah aku harus berdiri sendiri, bersemagat sendiri sambil ditemani lantunan doa dari ibuku yang sangat menyayangiku. Aku menyadari, kasih sayang orang tua lebih harus ku perhatikan, pikirkanlah apa yang beliau kobankan untukku. Aku banyak habiskan semua tenaganya semata mata untuk mengidupiku disini. Apakah itu bukan cinta yang tulus ?

Ayo sadar, ini bukan masalah perhitungan waktu atau perhitungan biaya, ini adalah tulus iklasnya seorang ibu kepada anaknya. Aku melewatkan masa kasih sayang itu, dengan menghabisi perasaanku dengan cinta yang tak pernah pasti. Tentang cinta yang berjanji namun tetap saja terselipkan janji palsu. Tuhanpun senantiasa melindungiku dalam pangkuannya, menyadarkanku agar selalu mengingatnya setiap senang maupun susah. Sekarang aku hanya melakukan untuk menyibukan diri bersibuk-ria dengan tugas –tugas kuliah dan tugas akhirku. Membunuh rasa sepi yang  menusuk hingga hati ini tak lagi bisa menangis. Sebuah janji memang asik dan nyaman untuk didengar, apalagi tentang sebuah janji hati yang tak akan pernah pergi dari hidup seseoran. Sebuah cinta yang tak ingin lagi kudengar ialah ketika cinta itu kutaruh pada seseorang yang salah. Namun akupun tak mengerti, disaat ku lihat itu baik, namun kenyataanpun sama. Iya … sama saja menusuk hati, namun hanya kubalas dengan senyum riang. Menghabiskan waktuku untuk selalu tersenyum. Bergabung dengan teman-teman lainya untuk menyebarkan senyum tawa yang riang, semata-mata untuk menutupi rasa sedih dihati. 

Aku sadar, hati ini bukan untuk dijajah, penjajahan sudah lewat diwaktu silam. Mereka yang merasa patah hati yang tak kunjung henti mungkin hatinya sedang dijajah oleh perasaan sendiri.Merasa paling suram dunianya, padahal dunianya adalah dunia milik orang tuanya, ketika mereka sadar barulah rasa sedih dihati akan hilang. Sebentar lagi umur ini bertambah pula, tak pantas pula aku menangisi seseorang yang datang dan pergi memasuki hati ini. Tuhan, aku tidak ingin kado apa-apa, aku hanya ingin bahagiakan ibuku dengan menemukan seseorang yang tepat untuk mendampingiku dan menjaga orangtua tunggalku (ibu), dan teruntuk yang di surga sana.. aku yakin kau melihatku dengan penuh rasa sayang (ayah), maafkan anakmu ini yang selalu menyalahkanmu ketika dunia berpaling dariku. Maafkan ketidakdewasaanku………

Minggu, 19 Oktober 2014

Kau pergi ..tanpa koma,



Tenang saja sakit ini hanya sementara dalam hidupku ! ”

Begitulah bisikan hati yang sedang aku definisikan dalam hidup ketika kebahagiaan hanya sekejap aku rasa. Mungkin tak ada dalam hitungan minggu. Mungkin sungguh tidak wajar yang dirasa ketika sebuah hubungan berakhir tanpa sebuah koma atau jeda. Mungkin jika kalian jadi aku, sebuah mimpi tentang masa depan dengan seseorang sedang kalian bangun. Tentang bagaimana mimpi itu ingin kalian kenalkan kelingkungan sekitar kalian, dan kalian bagikan kepada teman dan keluarga kalian. Namun entahlah Tuhan memilih jawabanya sendiri, dengan cepat Tuhan mengubah jalan ceritanya hingga aku tak sadar memang pada hakikatnya Tuhan sedang memberi jawaban atas doa yang kau minta. Doa untuk mendekatkan dan menjauhkan yang terbaik. 

Beberapa hari lagi hari dimana mungkin semua orang merasakan hari lahirnya. Hari yang menyenangkan, begitupun juga dengan aku yang sebentar lagi 21 tahun. Cukup muda bukan? Hehe... aku sudah tak bermimpi lagi hari itu ku lewati dengan indah bersama dia, entahlah aku sudah tak mengharapkan lagi hari itu. Mungkin bagi kalian ini terasa lebay untuk kalian, namun percayalah.. kalian pasti pernah bukan merasakan hal seperti ini?

Saat apa yang kau mimpi tak akan pernah terwujud, saat sebuah harapan berbeda dari kenyataan. Tapi inilah hidup, kalau kau tetap menuruti sebuah ‘perasaan’ pasti semuanya terasa menjadi sakit dan menyiksa. Tapi jika kau menyeimbangkan dengan logika, engkau akan mengerti betapa baik nya Tuhan memisahkanmu dengan dirinya.

Jumat, 10 Oktober 2014

wellcome to my world :) love



Hello gaes…
Semoga malam ini menyenangkan untuk kita semua. Iya memang mala mini begitu beda ketika seseorang masuk menggantikan seseorang yang tidak jelas lagi keberadaanya. Namun secepat itu Tuhan gantikan dengan manusia yang baru dan berbeda sifat. Iya memang aku tak tahu jalan kedepan akan seperti apa …entah berliku atau lurus dan mengenai tanjakan. Tapi ini aku akupun belum sadar dengan apa yang akan terjadi dikedepannya… yang jelas aku menaruh harapa pada seseorang yang baru untuk bersamaku.. semoga memang selamanya. Entahlah aku memang seperti ini adanya, mudah jatuh cinta… tapi percayalah ketika aku mencintai makan tak aka nada yang bisa menandingi kesetiaanku ini. Iya aku memang sedang ingin menulis ketika Tuhan akan mengirimkan seseorang itu sebagai pelindungmu ataupun sebagai pembelajaran dari kehidupamu. Ini adalah sebuah ujian yang Tuhan beri agar kau mengerti arti hidup ini, percayalah dengan tanda-tanda yang Tuhan beri. Jika dia adalah cintamu, maka semua jalan yanga da akan terasa ringan. Meski kamu tahu ada seseorang sebelumnya yang mengisi hari-harimu. Namun kamupun harus mengerti, kamu akan bahagia bersama orang yang mencintaimu.
Akupun mencoba untuk mencintai seseorang yang baru itu, akupun enggan menanyakan kepada diri sendiri dengan apa yang aku rasakan. Aku agak takut mengartikan, perasaan ini, sekali lagi harapanku muncul kembali. Sedikit aku bercerita dengan masa itu masa dimana saat itu aku masih bersama dia, nyaman memang ketika dia jauh disana aku disini.. hari itu serasa indah walau cuma sebatas bbm singkat. Lucu memang keadaan itu, ketika kita dikelas..tegur sapa pun tak ada, seakan kami ini kenalpun tidak. Aku coba pahami itu, coba mengerti dia… tapi kelakuannya membuatku sudah tak tahan dengan semua ini… sampai akhirnya aku tak tahan dengan sikapnya. Rasanya berjuang sendiri itu menyakitkan sekali,aku pun menyerah dengan keadaan ini… hingga seseorang yang baru datang menawarkan sebuah hati yang baru. Iya memang ini membuatku melupakan dia… aku pun menaruh harap dan harap. Meski ku tau hubnganku dengan dia belum berakhir, tapi aku sudah lelah. Masa bodoh dengan hidup dia itu. Bagaimanapun caranya dia adalah penyembuh luka ku… mungkin memang Tuhan sedang hadirkan dia sebagai obat luka ini….. semoga Tuhan memang memberikan dia untukku selamanya J