Jumat, 22 Maret 2013

Novanda dan Lolipop rasa Surga


Kota Yogyakarta ... yang katanya berhati nyaman. Apakah senyaman kita sebagai anak kos dengan keterbatasan sumber daya cinta ? Memang tidak ada hubungannya dengan keadaan kota itu yang semakin ruwet dengan kendaraan yang berlalu lalang di jalan. Kulihat kupu-kupu itu mulai beradu dengan kupu-kupu pejantan yang kulihat mereka semakin mesra di dedaunan di taman. Ku lihat dengan penuh sirik dengan semakin mesranya mereka. Semakin ingin ku goda si pejantan dengan tangan nakalku, meski ku tau itu hanya kupu-kupu. Tapi rasa ingin mengusilinya semakin menjadi..

“ah..mengapa aku cemburu dengan kupu-kupu, apa salah dia..hampir saja aku mengganggunya?? Hmmm’’
           
Melanjutkan lagi mendengarkan alunan musik relaksasi untuk sekedar mengendorkan pikiran yang semakin ruwet dengan tugas kuliah. Sebenarnya Hidup itu sederhana, menjalani rutinitas dan membiasakan hidup bersyukur, itu saja sih kuncinya, tapi kan ga semudah itu. Bukankah Mario Teguh itu seorang pekerja inspirasi? Ya begitulah aku menyebutnya. .

“ah.. tapi ga semudah itu kali kalo menurut aku, susah tetep aja susah”

Dengan mendengar lagu-lagu melow aku jadi teringat punya pacar yang cuek nya menandingi jalan raya, ruwet... tapi masih saja diterusin. Entah kenapa dan mengapa masih aja aku bisa sabar . Ya tau lah dimana lgi kalau bukan dia, seperti jalan aja... jalan umum yang mau ga mau pasti dilewatin.
Tak terasa rintik hujan turun membasahi rerumputan yang aku duduki. Ku sentuh air yang mengenai pipiku itu.

“ butiran-butiran air dari kayangang, menimpa tubuhku ini... merasuk menembus baju ku yang tipis berwana biru” gumam diriku ...

Berlari aku menuju tempat yang teduh...menunggu hujan reda, sambil ku buka lolipop yang selalu aku bawa.. lolipop strowberry ... yummy sekali. Dengan gayaku yang elegan, kulihat sekelilingku dengan mata nakal sedikit ingin tahu keadaan sekitar. Ternyata mereka duduk bergerombol, mungkin menggosip selayaknya anak muda era 2000 an. Ternyata aku sendiri di tempat duduk itu dengan atap seperti payung,romantis mungkin bila bersama seorang kekasih.
“ya mungkin ini kisahku yang bersambung, dan belum tau ceritanya"

Hujan semakin deras.. aku pun tak bisa beranjak dari tempat itu, ku buka saja leptopku..seperti anak jaman sekarang, onlen saja .. chating dan  browsing adalah andalan menghilangkan jenuh, cukup ampuh untuk melupakan kepenatan selain musik dan permen. “Begitu bukan apa yang kalian lakukan? “
Normal layaknya umur 19  tahun yang ingin tahu segala hal.. tetapi aku bukan orang pintar, orang dengan sejuta bakat hingga lupa punya pacar yang setia dengan pengabaian nya.

“ ups... ko aku galau lagi ya?’’
Tiba-tiba seseorang menepuk bahuku. Kaget sekali rasanya ?
‘Heii... novanda............kau sendirian saja disini”
Bryan..dia teman kelasku dan juga teman dekat sedekat dekat nya. Ya itu memang dulu..yang tak lain adalan mantan selingkuhan . what? Iya ..selingkuh, tapi itu dulu. Tapi dengan munculnya dia lagi disini, buku yang sudah aku tinggalkan dan entah dimana seakan terbuka kembali dengan sendirinya dihalaman dan di paragraf  berapa aku dulu pernah bersamanya.
            Cukup singkat aku dengan nya dulu, kita juga sudah saling punya pacar , mungkin dulu kita saling mengisi, saling memanipulasi juga kayaknya. Seketika dia menanyakan kembali, apakah perasaan kita masih sama atau tidak... aku pun tak mengert harus jawab apa dan bagaimana.
 “nanti aku pkirkan lagi ya... aku sedang tak ingin berpikir apa-apa” gumam ku,
  “Baiklah aku mengerti, aku akan menunggu jawaban itu darimu”
Suarapun hanya diwakili oleh derasnya hujan, entah mengapa kami saling diam.. sibuk denga gadget masing masing. aku dengan facebook ku.. dan dia sibuk mengetik pesan singkat, mungkin dari pacarnya itu . Akupun tak ingin menjadi kedua. Apalagi aku harus selingkuh dengan teman sendiri.
Ku putuskan saja detik itu,

“ bryan.. aku ingin menjawab pertanyaan mu ?”
 “ Aku tak bisa dengan mu lagi untuk kedua kalinya, aku akan setia dengan pengabaiaanya itu” setia menunggu pacarku yang tak aku mengerti itu”
Dan bryan pun ikut terdiam dengan kata-kata ku itu.

“ aku mengerti perasaanmu, dan aku tak bisa memaksakan mu untuk balik dengan ku, maafkan aku yang sudah memintamu kembali ”
“ sudah ... tak usah berkata apapun “

Lalu dia meninggalkan ku sendiri, dia berlalu pergi.............berlari walau hujan masih deras. Mungkin cukup baginya melihatku yang tak bisa lagi bersamanya. Tapi apa mau di kata. Surga hanya ada satu, “ kau akan bahagia bersama kesabaran mu” aku mengingat selalu kata-kata itu.  
Di dalam setiap pengabaian, pasti ada surga yang menanti . Dan aku menunggu kekasihku kembali bersamaku seperti dulu.
Hujan lalu semakin mereda............. pelangi kulihat diatas sana, sangatlah  indah. Kupu –kupu yang tadi ku lihat mendekatiku, hinggap di atas tagan ku. Apakah ini yang dinamakan sebuah jawaban dari surga ... Cuma waktu yang akan menjawab.

end...

Selasa, 19 Maret 2013

You say "Good Morning 3"


Akhinya setelah sebulan berlalu, tepat  di hari kelahiran Marina, Robby menghubungi Marina untuk pertama kalinya setelah kejadian itu. Betapa senang perasaannya mendengar suaranya itu. Suara orang yang dia cintai dulu meskipun rasanya masih sama seperti sekarang ini. Dan Robby pun menjelaskan alasannya tidak menghubungi Marina karena Hp nya hilang entah kemana. “Ah ya sudah tidak apa... yang penting kamu tidak apa-apa. Itu sudah membuatku lega Robb? Marina menjawab dengan suara yang riang.
Mereka merencanakan bertemu dihari sabtu depan yang tepat nya hari libur, karena tempat bekerja Robby pindah, ia tak sesering dulu mengunjungi Marina di tempat kerjanya. Tetapi Na yang biasa disebut tetap senang walau mereka tidak tidak sesering dulu bertemu, dan mereka merencanakan  untuk kepantai disekitar Jogja, bernosltalgia dengan masa lalu. Menyenangkan dan Indah ketika masih bersama dulu, bercanda dan bercerita bersama. Seakan dunia hanya milik bersama, kata orang-orang yang indah untuk dikenang.
Akhirnya hari yang ditunggu tunggu pun datang, hari bersama dengan mantan kekasih... indah bukan? Hehe............. karena mereka sudah tidak muda lagi, maka saat pertemuan itu mereka agak sedikit malu-malu. Akhirnya mereka memilih pantai yang dekat dekat saja, karena cuaca di sekitar sering turun hujan. Mereka menikmati pemandangan sekitar. “indah ya suasana sore ini, sama seperti dulu kita masih bersama?” dan Marina tersipu dengan kata tersebut. Jam pun berlalu dengan begitu cepat dan Robby mengajak Marina untuk makan malam bersama di dekat pantai tersebut. Mereka akhirnya menemukan tempat yang strategis untuk menikmati makan malam bersama, mengadap pantai dengan irama lagu kesukaan mereka.



Continue ....

Senin, 18 Maret 2013

You say "Good Morning 2"


Semenjak itu intesitas bertemu dengan Robby pun semakin sering, bahkan hampir setiap minggu nya mereka jalan bersama.Suatu ketika setelah jalan-jalan bersama Marina bergegas ingin pulang karena malam sudah larut, Marina diantar pulang Robby, lalu kembalilah merenung dalam balkon rumahnya, Marina mengingat mengapa hubungan itu dulu berakhir, karena Robby adalah orang yang cuek dan tak pernah mengerti perasaan nya. Seketika pikirannya mulah bimbang tak beraturan. Teringan sahabatnya, lalu ia mencoba menelfon sahabatnya itu yang di Jakarta untuk meminta pendapatnya tersebut.

“hallo..fany?”.... lalu Fany pun menjawab dengan senangnya telfon dari Na, sahabatnya itu.. “hy Na... apakabar mu? Lama tak ada kabar? .
Na lalu menjawab “ maafkan aku Fany.. lama tak memeberi kabar, akhir-akhir ini aku sibuk”
Ya begitulah percakapan antara Fany dengan Na,, yang ingin bercerita tentang kisah cinta nya, entah mengapa seketika telfon itu putus.. dan ternyata pulsa nya sudah tak mencukupi lagi dan mengurungkan niatnya untuk bercerita tentang si Robby, yang tidak lain adalah mantan nya.
         
   Tidak terasa gempa pun melanda Jogjakarta yang tidak lain adalah tanda-tanda meletusnya Gunung Merapi. Panik mulai mulai terasa dan suara gemuruh warga sekitar yang sedang bingung untuk mecari perlindungan. Marina pun lalu mengungsi di suatu wilayah yang aman. Dia menelfon saudaranya untuk memastikan apakah mereka aman atau tidak. Dan tidak lupa menghubungi Robby karena cemas dengan keadaanya, ternyata nomernya pun  tak aktif.. berkali-kali dia menghubungi masih tidak aktif. “Ya Tuhan, apa yang terjadi pada nya?” selalu Marina bergumam dalam hatinya.. kecemasan yang tak berujung dengan hasil.



continue .................

Minggu, 17 Maret 2013

You say "Good Morning"


Dia gadis berambut panjang... kaki yang jenjang, matanya indah dan senyumnya yang menawan.Membuat beberapa pria termenungg jika melihatnya. Berjuta impian ada didalam pikirannya. Dia melangkah dengan pasti... yang dia tau adalah bagaimana melewati hari-hari dengan penuh bahagia.
ya walaupun  hidup nya tak sebahagia yang dipikirkan tentang orang lewat di jalan sana.
Dia adalah pegawai di restoran ternama di Jogjakarta, "Marina" nama yang indah untuk dirinya yang punya tubuh se'eksotis dia. Tapi dia lebih senang jika dipanggil 'Na', ya.. singkat dan jelas bukan?
Na... seorang gadis ceria dengan karunia Tuhan mempunyai keindahan yang tak semua orang miliki, tapi tak seberuntung "Fany", sahabatnya yang bisa mengenyam pedidikan di Fakultas ternama di Jakarta.
Mereka memang berteman sejak kecil, tak sedarah namun mereka seperti anak kembar yang tak bisa terpisahkan walau mereka sekarang jarak yang memisahkan saat ini .
Yapp.. kembali ke topik awal tentang ''Na' ya begitulah orang-orang mengenalnya.
 Dia sering menyapa orang di Jalan dengan kata 'SELAMAT PAGI" walaupun dia tak kenal siapa yang ia temuni dijalan , dengan riang ia selalu jalani aktifitasnya yang menurutnya cukup tak indah jika sedetiknya tak dia nikmati. Menurutnya hari dan setiap harinya selalu indah.
Suatu saat dia mengantikan tugas temanya untuk mengantar makanan ke meja pelanggan. . dan apa yang terjadi ? Dia bertemu dengan sahabat lamanya, yang tak lain adalan mantan nya waktu SMA, spontan dia terkejut dan tak bisa berkata apa-apa. Mata nya berbinar-binar mengisyaratkan dia mulain mengingatkan masa lalunya, yah itulah pertemuan singkat antara "Na" dan "Robby" , begitulah Na memanggilnya, pertemuan singkat yang berujung memory, lokal tapi nikmat serasa minum kopi di pagi hari.
Yap.. lanjut lagi dengan hari kedua, yang Na selalu lakukan setiap paginya "Good Morning" dia katakan kepada patner kerjanya.. Dan apa yang terjadi? "Robby" datang kembali untuk kedua kalinya di restoran itu, menyadari Na yang akan mengantar pesananya, tak lama Robby berkata "Na... apakabarmu?" ,, dengan gugup dia berkata,," baik ... aku kira kau tak mengenalku lagi"? , "bagaimana aku tak mengenalmu, wajahmu masih sama seperti yang dulu, masih mempesona?".

tiba-tiba wajag Marina berubah kemerahan seperti tomat yang baru dipetik dari pohonnya, begitu dia tersipu dengan kata-katanya, bergumam dalam hatinya " mimpi apa aku ini , disanjung oleh mantan terbaikku"
lalu Robby menepuk bahu Marina, "oh..iya" maaf aku melamun .. lalu Marina meninggalkan dia, tetapi kali ini Robby mengejarnya dengan berkata " Marina... bolehkan aku tau no tefon mu??? "ya........... ini no tefonku" jawab Robby dengan senyumnya yang indah itu dan Robby pun menjawab nya dengan senyum yang sama di 3 tahun yang lalu " terimakasih".. lalu Marina meninggalkan Robby sendiri ............
Seminggu sudah mantannya tak memberi kabar.. rasa cemas mulai menyelimuti pikirannya. Entah apa yang merasuka Marina hingga dia memikirkan dia, atau mungkin kah cinta itu mulai tumbuh kembali? Dan aku saja hanya sekilas melihatnya... itupun dengan waktu yang sangat dan sangat singkatnya. Resah dan resah mulai menyelimuti hati nya.
Minggu ke 2, akhir penantian yang harus nya tak usah di nanti dengan sebuah kepastian. Melanjutkan aktifitas seperti biasa dengan rutinitas pekerjaan nya itu. Dan tepatnya di hari dimana dulu Na dan Robby pernah jadiah... hhe ... akhinya Robby pun mengirim pesan singkat yang berisi “ Na.... ini aku Robby, maaf aku baru sempat mengabari mu lewat pesan singkat ini”. Hati mana yang tak senang membaca sms dari seorang yang sampai saat ini masih dia sayangi. Bagaikan bunga turun untuk menyapa Marina..







continue.................

Berlari

Sabtu, 16 Maret 2013

sekedar bercerita


Andai waktu itu aku tak seperti ini ...
Dan aku sedih dengan orang sok pintar ,sok bisa segalanya .. tetapi jangan sok gitu ... Tuhan saja tidak seperti itu, yang tadinya aku ngeFans sekarang aku malah Ilfiell banget. Bagaimana aku menyukainya.....
Aku juga bukan orang pintar, beruntung saja itu terkadang...
Ah bingung lagi mau nulis apa ... pokok nya aku bete sama orang songong kayak dia itu ...
Andai aku bisa berlari kearah ibu,dan aku menangis dalam dekapannya seperti anak balita yang ingin terlindungi. ..........................
Aku jauh dari ibu..jauh dari nya,kangen


Jumat, 15 Maret 2013

SAHABAT #1

Ketika kesedihan melanda , hanya sahabatlah yang bisa membuatmu melupakan sejenak masalah yang sedang terjadi . Meskipun hanya sesaat , namun semua menjadi lebih bermakna . mereka adalah 'POWER'
sebuah kekuatan dari Jiwa yang ga bisa di buat-buat dengan cara apapun , dengan bagaimanapun.
Dan merekalah yang selalu ada untuk kita ,
Teman memang banyak , tapi yang membuat kita senang ..membuat kita bahagia itu tak semuanya.
disinal aku menemukannya :)

Selasa, 12 Maret 2013

presentasi tadi

seperti biasa , karena setiap saya presentasi pasti ketakutan memuncul . lucu sekali bukan kalo ga masuk , hahaaa
pernah gitu... tapi juga ga sering sing , entar takut kena omel .
ya tadi presentasi masa kolonial, untung aja dan sangat bersyukur ibu dosen ga berangkat :D
legaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa bgt .
tp seneng , hari yang indah :)
meskipun ga indah seperti kisah cinta ku

saya saya ...

teori tidak menjamin seseorang bahagia. bahagia ku adalah kebebasan , tak dikekang atau lepas . bukan muka ku selalu ceria , bukan juga selalu sedih.. mereka, dia, kamu , tidak akan pernah mengerti apa yg saya rasakan .