Senin, 18 Maret 2013

You say "Good Morning 2"


Semenjak itu intesitas bertemu dengan Robby pun semakin sering, bahkan hampir setiap minggu nya mereka jalan bersama.Suatu ketika setelah jalan-jalan bersama Marina bergegas ingin pulang karena malam sudah larut, Marina diantar pulang Robby, lalu kembalilah merenung dalam balkon rumahnya, Marina mengingat mengapa hubungan itu dulu berakhir, karena Robby adalah orang yang cuek dan tak pernah mengerti perasaan nya. Seketika pikirannya mulah bimbang tak beraturan. Teringan sahabatnya, lalu ia mencoba menelfon sahabatnya itu yang di Jakarta untuk meminta pendapatnya tersebut.

“hallo..fany?”.... lalu Fany pun menjawab dengan senangnya telfon dari Na, sahabatnya itu.. “hy Na... apakabar mu? Lama tak ada kabar? .
Na lalu menjawab “ maafkan aku Fany.. lama tak memeberi kabar, akhir-akhir ini aku sibuk”
Ya begitulah percakapan antara Fany dengan Na,, yang ingin bercerita tentang kisah cinta nya, entah mengapa seketika telfon itu putus.. dan ternyata pulsa nya sudah tak mencukupi lagi dan mengurungkan niatnya untuk bercerita tentang si Robby, yang tidak lain adalah mantan nya.
         
   Tidak terasa gempa pun melanda Jogjakarta yang tidak lain adalah tanda-tanda meletusnya Gunung Merapi. Panik mulai mulai terasa dan suara gemuruh warga sekitar yang sedang bingung untuk mecari perlindungan. Marina pun lalu mengungsi di suatu wilayah yang aman. Dia menelfon saudaranya untuk memastikan apakah mereka aman atau tidak. Dan tidak lupa menghubungi Robby karena cemas dengan keadaanya, ternyata nomernya pun  tak aktif.. berkali-kali dia menghubungi masih tidak aktif. “Ya Tuhan, apa yang terjadi pada nya?” selalu Marina bergumam dalam hatinya.. kecemasan yang tak berujung dengan hasil.



continue .................

Tidak ada komentar: