Dia gadis berambut panjang... kaki yang jenjang, matanya indah dan senyumnya
yang menawan.Membuat beberapa pria termenungg jika melihatnya. Berjuta impian
ada didalam pikirannya. Dia melangkah dengan pasti... yang dia tau adalah
bagaimana melewati hari-hari dengan penuh bahagia.
ya walaupun hidup nya tak sebahagia
yang dipikirkan tentang orang lewat di jalan sana.
Dia adalah pegawai di restoran ternama di
Jogjakarta, "Marina" nama yang indah untuk dirinya yang punya tubuh
se'eksotis dia. Tapi dia lebih senang jika dipanggil 'Na', ya.. singkat dan
jelas bukan?
Na... seorang gadis
ceria dengan karunia Tuhan mempunyai keindahan yang tak semua orang miliki,
tapi tak seberuntung "Fany", sahabatnya yang bisa mengenyam pedidikan
di Fakultas ternama di Jakarta.
Mereka memang berteman sejak kecil, tak
sedarah namun mereka seperti anak kembar yang tak bisa terpisahkan walau mereka
sekarang jarak yang memisahkan saat ini .
Yapp.. kembali ke topik awal tentang ''Na'
ya begitulah orang-orang mengenalnya.
Dia sering menyapa orang di Jalan
dengan kata 'SELAMAT PAGI" walaupun dia tak kenal siapa yang ia temuni
dijalan , dengan riang ia selalu jalani aktifitasnya yang menurutnya cukup tak
indah jika sedetiknya tak dia nikmati. Menurutnya hari dan setiap harinya
selalu indah.
Suatu saat dia
mengantikan tugas temanya untuk mengantar makanan ke meja pelanggan. . dan apa
yang terjadi ? Dia bertemu dengan sahabat lamanya, yang tak lain adalan mantan
nya waktu SMA, spontan dia terkejut dan tak bisa berkata apa-apa. Mata nya
berbinar-binar mengisyaratkan dia mulain mengingatkan masa lalunya, yah itulah
pertemuan singkat antara "Na" dan "Robby" , begitulah Na
memanggilnya, pertemuan singkat yang berujung memory, lokal tapi nikmat serasa
minum kopi di pagi hari.
Yap.. lanjut lagi dengan hari kedua, yang
Na selalu lakukan setiap paginya "Good Morning" dia katakan kepada
patner kerjanya.. Dan apa yang terjadi? "Robby" datang kembali untuk
kedua kalinya di restoran itu, menyadari Na yang akan mengantar pesananya, tak
lama Robby berkata "Na... apakabarmu?" ,, dengan gugup dia
berkata,," baik ... aku kira kau tak mengenalku lagi"? ,
"bagaimana aku tak mengenalmu, wajahmu masih sama seperti yang dulu, masih
mempesona?".
tiba-tiba wajag Marina berubah kemerahan
seperti tomat yang baru dipetik dari pohonnya, begitu dia tersipu dengan
kata-katanya, bergumam dalam hatinya " mimpi apa aku ini , disanjung oleh
mantan terbaikku"
lalu Robby menepuk bahu Marina,
"oh..iya" maaf aku melamun .. lalu Marina meninggalkan dia, tetapi
kali ini Robby mengejarnya dengan berkata " Marina... bolehkan aku tau no
tefon mu??? "ya........... ini no tefonku" jawab Robby dengan
senyumnya yang indah itu dan Robby pun menjawab nya dengan senyum yang sama di
3 tahun yang lalu " terimakasih".. lalu Marina meninggalkan Robby
sendiri ............
Seminggu sudah mantannya
tak memberi kabar.. rasa cemas mulai menyelimuti pikirannya. Entah apa yang
merasuka Marina hingga dia memikirkan dia, atau mungkin kah cinta itu mulai tumbuh
kembali? Dan aku saja hanya sekilas melihatnya... itupun dengan waktu yang
sangat dan sangat singkatnya. Resah dan resah mulai menyelimuti hati nya.
Minggu ke 2, akhir penantian yang harus
nya tak usah di nanti dengan sebuah kepastian. Melanjutkan aktifitas seperti
biasa dengan rutinitas pekerjaan nya itu. Dan tepatnya di hari dimana dulu Na
dan Robby pernah jadiah... hhe ... akhinya Robby pun mengirim pesan singkat
yang berisi “ Na.... ini aku Robby, maaf aku baru sempat mengabari mu lewat
pesan singkat ini”. Hati mana yang tak senang membaca sms dari seorang yang
sampai saat ini masih dia sayangi. Bagaikan bunga turun untuk menyapa Marina..
continue.................
Tidak ada komentar:
Posting Komentar