Minggu, 19 Oktober 2014

Kau pergi ..tanpa koma,



Tenang saja sakit ini hanya sementara dalam hidupku ! ”

Begitulah bisikan hati yang sedang aku definisikan dalam hidup ketika kebahagiaan hanya sekejap aku rasa. Mungkin tak ada dalam hitungan minggu. Mungkin sungguh tidak wajar yang dirasa ketika sebuah hubungan berakhir tanpa sebuah koma atau jeda. Mungkin jika kalian jadi aku, sebuah mimpi tentang masa depan dengan seseorang sedang kalian bangun. Tentang bagaimana mimpi itu ingin kalian kenalkan kelingkungan sekitar kalian, dan kalian bagikan kepada teman dan keluarga kalian. Namun entahlah Tuhan memilih jawabanya sendiri, dengan cepat Tuhan mengubah jalan ceritanya hingga aku tak sadar memang pada hakikatnya Tuhan sedang memberi jawaban atas doa yang kau minta. Doa untuk mendekatkan dan menjauhkan yang terbaik. 

Beberapa hari lagi hari dimana mungkin semua orang merasakan hari lahirnya. Hari yang menyenangkan, begitupun juga dengan aku yang sebentar lagi 21 tahun. Cukup muda bukan? Hehe... aku sudah tak bermimpi lagi hari itu ku lewati dengan indah bersama dia, entahlah aku sudah tak mengharapkan lagi hari itu. Mungkin bagi kalian ini terasa lebay untuk kalian, namun percayalah.. kalian pasti pernah bukan merasakan hal seperti ini?

Saat apa yang kau mimpi tak akan pernah terwujud, saat sebuah harapan berbeda dari kenyataan. Tapi inilah hidup, kalau kau tetap menuruti sebuah ‘perasaan’ pasti semuanya terasa menjadi sakit dan menyiksa. Tapi jika kau menyeimbangkan dengan logika, engkau akan mengerti betapa baik nya Tuhan memisahkanmu dengan dirinya.

Tidak ada komentar: