“ Tenang saja sakit ini hanya sementara dalam
hidupku ! ”
Begitulah bisikan hati yang
sedang aku definisikan dalam hidup ketika kebahagiaan hanya sekejap aku rasa. Mungkin
tak ada dalam hitungan minggu. Mungkin sungguh tidak wajar yang dirasa ketika
sebuah hubungan berakhir tanpa sebuah koma atau jeda. Mungkin jika kalian jadi
aku, sebuah mimpi tentang masa depan dengan seseorang sedang kalian bangun. Tentang
bagaimana mimpi itu ingin kalian kenalkan kelingkungan sekitar kalian, dan
kalian bagikan kepada teman dan keluarga kalian. Namun entahlah Tuhan memilih
jawabanya sendiri, dengan cepat Tuhan mengubah jalan ceritanya hingga aku tak
sadar memang pada hakikatnya Tuhan sedang memberi jawaban atas doa yang kau
minta. Doa untuk mendekatkan dan menjauhkan yang terbaik.
Beberapa hari lagi hari dimana
mungkin semua orang merasakan hari lahirnya. Hari yang menyenangkan, begitupun
juga dengan aku yang sebentar lagi 21 tahun. Cukup muda bukan? Hehe... aku
sudah tak bermimpi lagi hari itu ku lewati dengan indah bersama dia, entahlah
aku sudah tak mengharapkan lagi hari itu. Mungkin bagi kalian ini terasa lebay
untuk kalian, namun percayalah.. kalian pasti pernah bukan merasakan hal
seperti ini?
Saat apa yang kau mimpi tak
akan pernah terwujud, saat sebuah harapan berbeda dari kenyataan. Tapi inilah
hidup, kalau kau tetap menuruti sebuah ‘perasaan’ pasti semuanya terasa menjadi
sakit dan menyiksa. Tapi jika kau menyeimbangkan dengan logika, engkau akan
mengerti betapa baik nya Tuhan memisahkanmu dengan dirinya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar