Seseorang di sudut semu
Aku melihat bayangan semu di ujung
sana
Mencoba meendekat namun masih
samar-samar .
Dari aromanya menumbuhkan semangat
baru di pikiranku
Memacu senyum di rona bibirku.
Aku
mencoba berjalan menepaki jalan berbatu waktu itu tanpa alas kaki, sakit namun
itulah hidup. Melihat sekelilingku mulai sibuk dengan rutinitas masing-masing.
Lihat kanan dan kiri hanya semerbak aroma manusia yang sedang kasmaran,
membayangkan itu aku jadi ( iri ) ,
“iri’’ ?
No
no …
itu
bukan aku banget … (seketika aku lihat dari bayangan cermin. )
melihat raut wajahku sendiri ? menanyakan apa yang harus aku lakukan …
“ hemm.. apa aku perlu membayangkan
penggantimu?”
Selalu
kutanyakan di sudut kegalauan yang mengikatku .. ciee :D
Haha..
hidupku penuh dengan drama, cuma ngelihat orang ganteng aja bisa langsung
bayangin kayak di sinetron gitu.
Emm
… rambut yang terurai semerbak terkena angina yang lewat diantara aku dan dia.
Tiba-tiba hatiku menuju seseorang
yang masih samar-samar, mungkin cupid menembakan panahnya disamping ku, bukan
tepat dihatiku.
Haha….
Mulai
( membayangkan, berimajinasi dan
mengintepretasikan )
Tapi
aku baru saja membayangkan dan berimajinasi, menunggu apakah dia memang datang
untukku atau hanya orang yang lewat dalam hidup ku untuk sekejap.
namun aku berdoa agar apa yang aku bayangkan dapat di intepretasikan. menjalin hubungan dengan baik meskipun jalan ceritanya belum diketahui.
Cerita
ini masih bersambung untuk beberapa hari kedepan … :D
Tidak ada komentar:
Posting Komentar