Minggu, 03 November 2013

Masih ada kata 'Love You'



Sering kudengan kata ‘love you’ dari teman dekatku , sehingga kupikir itu adalah hal yang wajar dikatakan semua orang. Aku tau dia sudah punya pacar, tap masih saja dia katakana ‘love you’ kepadaku. Entah apa maksud yang ada dipikirannya, berpikir dalam hayalan yang jauh .. menerka nerka arti kata itu. Sering dia tulis dalam pesan singkatnya itu, membuat seseorang yang dia kirim pesan singkat itu seakan hanya dialah orang yang stau-satu nya hanya dia kirim kata itu . dia sudah bukan remaja lagi , usianyapun menginjak 22 tahun,  cukup dewasa bila dikaitkan dengan umur. Terasa matang jika dilihat dari fisik.
 Sampai saat ini aku tak paham dengan jalan pikirannya itu, seperti bercabang disegala arah. Mencari sesosok orang yang ia sukai, tanpa piker siapa yang dia sakiti itu. Entah dia pikirkan atau tidak perasaan pacarnya itu yang sudah lama dengannya, tapi tak tau dengan apa yang dia perbuat dibelakangnya. Tapi tidak dipungkiri jika gadis lainnya juga salah, menerima cinta yang seharusnya tak diterima . antara cinta yang slah dengan cinta di atas awing-awang .
Rasanya aku ingin pergi dalam bayingan itu, mencari kertas yang baru untuk aku tulis dengan lembar yang baru . rasanya aku ingin menghapus kenangan yang tak bisa diciptakan manusia lainnya, tapi apa yang aku bisa perbuat di kenyataan ini. Lalu kenapa hal ini harus ada ketika taka da paper baru untuk kenangan yang baru.
Kulihat langit masih menampakan birunya dilangit sana , masik dengan molekul molekulnya yang menggurat seakan tangan Tuhan sedang mengamatiku dari dekat. Aku sering baca tulisanmu di jejaring social tentang kekasihmu itu, aku senang membacanya tapi aku sedih untuk menyampaikanya ke hati.  Tulisanmu sangat melebih lebihkan bayangan yang sering ada dalan tangan kanan mu, walau ku tau tangan kirimu selalu untukku.
Aku menyesal hal ini terjadi, mengiyakan hatiku yang satu ini tersiksa dibelakang layar tentang kehidupanmu itu. Untuk cemburu aku hanya bisa setengah, dank u tau kau punya seseorang yang kau cinta sebelum aku. Dewasalah ? itu lah kata yang membuatku tertahan dengan tangisku dank u tutup dengan senyumku yang palsu itu. Bersembunyi dalam raut wajah yang sumringah dihadapanmu. Menatap ke langit agar air mata itu tak jatuh pada bajumu saat aku memelukmu. Disitulah ada hati yang sangat terluka.
Aku tidak berani menyentuhmu dengan kata memelas, aku lebih senang bergurau denganmu yang semestinya kau tau, gurauanku ada maksud tersembunyi yang seharusnya kau paham. Tapi itu tidak kau rasakan, karena yang kau rasa terbagi dalam dua sisi, yaitu aku dan dia.
Semoga yang terasa akan sadar ketika kau lihat tulisan dengan 420 karakter, memahami dari 3 slide yang tertulis. Semoga seseorang yang merasakan hal seperti ini merasakan sesuatu yang tak harus terbagi , seperti CINTA .

Tidak ada komentar: