Minggu, 10 Juni 2012

MAKALAH MANUSIA DAN MASYARAKAT


BAB I
PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang
        Manusia dalam hidupnya dikelilingi berbagai macam bahaya yang mengancam kepentingannya, sehingga seringkali menyebabkan kepentingannya atau keinginannya tidak tercapai. Manusia menginginkan agar kepentingan-kepentingannya terlindungi dari bahaya-bahaya yang mengancamnya. Untuk itu dia memerlukan bantuan orang lain. Lebih-lebih mengingat bahwa manusia itu termasuk mahluk yang lemah dalam menghadapi ancaman bahaya terhadap terhadap dirinya atau kepentingannya akan lebih kuat kedudukannya menghadapi bahaya apabila ia bekerja sama dengan manusia lain dalam kelompok atau kehidupan bersama. Ia akan lebih kuat menghadapi ancaman-ancaman terhadap kepentingannya, yang dengan demikian akan lebih terjamin perlindungannya apabila ia hidup dalam masyarakat.
B.     Pokok Permasalahan
1.      Apa pengertian Manusia?
2.      Apa pengertian Masyarakat?
3.      Apa hubungan antara Manusia dan Masyarakat?
C.    Tujuan Penulisan
1.      Menjelaskan tentang pengertian manusia.
2.      Menjelaskan tentang pengertian masyarakat.
3.      Menyampaikan hubungan antara manusia dan masyarakat.





BAB II
PEMBAHASAN

A.    Pengertian Manusia
         Dipandang dari biologi manusia hanya merupakan suatu macam mahluk di antara lebih dari sejuta macam mahluk lain,  yang pernah atau masih menduduki alam dunia ini. Pada pertengahan abada ke-19 para ahli biologi, dan yang terpenting di antara mereka C. Darwin mengumumkan teori tentang proses evolusi biologi. Menurut teori itu bentuk-bentuk hidup tertua di muka bumi ini, terdiri dari mahluk-mahluk satu sel yang sangat sederhana seperti misalnya protozoa. Dalam jangka waktu berates-ratus juta tahun lamanya timbul dan berkembang bentuk-bentuk hidup berupa mahluk-mahluk dengan organisasi yang makin lama makin kompleks, dan pada kala-kala terakhir ini telah berkembang atau berevolusi mahluk-mahluk seperti kera dan manusia.
         Ada juga pengertian tentang yaitu manusia adalah mahluk yang berhadapan dengan dirinya sendiri. Tidak hanya berhadapan, tetapi juga menghadapi, dalam arti mirip dengan menghadapi soal, menghadapi kesukaran. Aristoteles pun beranggapan bahwa manusia adalah mahluk sosial yang tidak bisa bertahan hidup tanpa bantuan dari orang lain.
B.     Pengertian Masyarakat
         Prof. Dr. Sudikno Mertokusumo, S.H. dalam bukunya yang berjudul Mengenal Hukum Suatu Pengantar (2005:1) menyampaikan bahwa masyarakat yaitu salah satu kehidupan bersama yang anggota-anggotanya mengadakan pola tingkah laku yang maknanya dimengerti oleh sesama anggota. Masyarakat merupakan suatu kehidupan bersama yang teroganisir untuk mencapai dan merealisir tujuan bersama. Masyrakat merupakan kelompok atau kumpulan manusia. Beberapa jumlah manusia diperlukan untuk dapat disebut masyarakat tidaklah berapa penting. Apabila di sebuah pulau hanya terdapat seorang manusia saja belumlah dapat dikatakan ada masyarakat, tetapi kalau kemudian datang manusia lain di pulau itu akan terjadilah hubungan dan pengaturan.
        

C.    Hubungan anatara Manusia dan Masyarakat
         Masyarakat itu merupakan tatanan sosial psikologis. Psyche manusia individual sadar akan adanya sesama manusia. Ia ngharus mengingat dan memperhitungkan adanya masyarakat. Manusia akan berusaha dan akan merasa berbahagia apabila ia dapat menyesuaikan diri dengan masyarakat. Bila tidak berhasil ia akan merasa kecewa dan sedih karena ia merasa sebagai seseorang yang tidak dikehendaki. yang
         Dapatlah dikatakan bahwa tidak ada seorang manusia yang hidup seorang diri terpencil jauh dan lepas dari kehidupan bersama. Manusia tidak mungkin berdiri di luar atau tanpa mastyarakat . Sebaliknya masyarakat tidak mungkin ada tanpa manusia.






Tidak ada komentar: