Pancasila digunakan sebagai dasar
negara dan ideology negara. Dansebagai tolak ukur dalam berpikir dan bertingkah
laku. Setiap sila dalam pancasila mempunya makna tersendiri. Dari hal ini saya
akan melihat sisi makna dari sila ke-4 yang berbunyi “ KERAKYATAN YANG DIPIMPIN
OLEH HIKMAT KEBIJAKSANAAN DALAM PERMUSYAWARATAN PERWAKILAN”.
Yang mempunyai arti demokrasi. Dalam hal ini
manusia mempunyai kedudukan,hak,dan kewajiban yang sama cara pengaplikasianya
pun dapat diartikan sendiri dari setiap orang.
Setiap pengambilan keputusan tidak berdasarkan kehendak sendiri tanpa
memaksakan kehendak sendiri, tetapi apakah baru-baru sekarang ini sudah ada dalam
kehidupan sehari-hari? Mungkin belum seutuhnya penerapan nya. Menghormati dan
menjunjung tinggi setiap keputusan yang diambil sebagai musyawarah dan
keputusan yang diambila haruslah dapat dipertanggung jawabkan secaramoral
kepada Tuhan yang Maha Esa, menjunjung tinggi harkat danmartabat manusia,
nilai-nilai kebenaran, dan keadilan, mengutamakan persatuan dan kesatuan demi
kepentingan bersama.
Indonesia adalah masyarakat
multicultural yang pada intinya dipimpin oleh seorang kepala negara ( presiden
), orang yang berwibawa dan mengabdikan hidupnya untuk rakyat. Namun kenyataan
nya realita pada jaman saat ini malah sebaliknya , korupsi dimana mana dan
keadilan pun sudah banyak yang mempertanyakan. Apakah ini sudah tidak ada
harapan lagi menuju Indonesia maju? Atau sebalik nya. Hidup masyarakat pun
semakin sulit, memang pemerintah tidak dapat disalahkan seutuhnya, tapi dengan
banyak nya partai politik yang sekiranya dapat menampung aspirasi masyarakat
malah sebaliknya.
Selain itu dari masyarakat sendiri
yang biasa disebut dengan demokrasi sering dilakukan tanpa adanya izin terlebih
dahulu atau melapor kepada pihak yang berwajib , memang telah kita ketahui
bahwa demonstrasi itu sah dan mempunyai hak sebagai warga negara untuk dapat
menyampaikan aspirasinya, yang secara keseluruhan mempunyai dampak besar bagi
masyarakat. Tetapi yang dilakukan beberapa taun ini banyak yang tidak
menggunakan prosedur saat akan demonstrasi yang menjadikan kerusuhan
dimana-mana yang tak terkendali, akibatnya banyak korban terluka atau
gedung-gedung rusak akibat ulah pendemonstrasi yang tidak melaksanakan prosedur
yang ada.
Banyaknya kecurangan dalam penarikan
pemilu, seperti pemilu yang tidak dicontreng atau kotak pemilu yang tidak
disegel, banyaknya penyuapan yang terjadi semakin arti pancasila tidak dihargai
lagi atau dipandang sebelah mata. Kurangnya
rasa solidaritas antara pemerintah dan masyarakat menjadikan tidak adanya
sesuatu yang terkoordinir dengan baik . yang hanya sibuk dengan kepentinganya
saja atau kelompoknya.
Maka dari itu hal yang harus
dibenarkan dengan berintrospeksi terhadap apa yang ada dilingkungan sekitar ,
jangan hanya melihat kelompok atau kepentingan saja. Negara Indonesia ini butuh
keseimbangan yang dapat memperbaiki pola sosial yang ada. Sehingga terjadi
negara demokrasi yang diinginkan bagi setiap orang.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar